Sebelum Ramadhan...


Katanya berkunjung ke makam itu seperti bersilaturahmi. Mereka tahu bahwa mereka mengunjungi kita. 

Mereka juga senang karena bisa melihat bahwa kita yang masih ada di dunia, masih mengingat dan juga senantiasa mendoakan. 

Buat kami, mengunjungi makam ayah seperti mengunjungi ayah itu sendiri. Kita merasa lebih dekat (secara fisik mungkin ya). 

Jadi selain kita mendoakan ayah di sana, kita juga biasanya ngobrol, cerita-cerita kabar kita.. juga bertanya kabar ayah di sana.

Kayak kita lagi di ruang keluarga aja, pulang sekolah, pulang kuliah, pulang kerja atau pulang berkegiatan lah. Duduk bareng sambil ngemil dan cerita-cerita jaman dulu. Trus bercanda karena pasti ada aja dari tiga anak itu yang ngaduin kakak atau adiknya yang mungkin bertingkah nyeleneh. 

Kemarin kita ke sana pertama hanya bertiga. Di hari Kamis sore. Lalo belum ikut karena masih di kampus. 

Jadi kita juga bilang, "besok weekend Lalo nyusul ya, yah... karena Lalo masih di kampus."

Dan seperti biasa, kita juga suka banget menghias rumah ayah dengan bunga-bunga. 

Waktu itu sudah bentuk hati besar karena kita kebagian bunga merah semuanya. 
Yang kemarin, kita bentuk memanjang dengan bunga merah sebagai list dan bunga putih di bagian tengah. 

Tapi pas Lalo dateng, kebetulan banget udah disundul sama kakak dan adik ayah yang juga berkunjung... 

Tapi yang spesial dari Lalo adalah, bunga pink yang emang jarang banget, yang bisa ditambahkan di rumah ayah. 


We miss you, Ayah....
Sangat!

No comments