Dua Hari Kemudian....
Anak tengah emang tingkahnya nggak pernah wajar.
Seperti anak tengah gue yang tahun ini minta dibikinkan kue ulang tahun dengan tema khusus.
Gue tau banget, anak ini supersibuk dan sangat private.Bener aja kan, di hari H ulang tahunnya.. si anak ini malah sibuk dengan grup tari Ratoh Jaroenya yang harus tampil di sekolahan.
Sampe gue tawarin untuk bawa aja kuenya ke sekolah, biar dia bisa tiup lilin sama temen-temennya di grup tari itu.
DITOLAK, Sodara-sodara!
Karena dia males, masih ada kakak kelas yang kadang suka komentar aneh-aneh. Selain juga dia nggak mau jadi terlalu heboh kesannya karena dia ulang tahun pake tiup lilin juga di sekolahan. Duuuuh!
Okeh... yang penting, kue sudah siap di tanggal 14, di hari ulang tahunnya.
Yang terjadi apa?
Kue itu baru dipotong dan dimakan, dua hari sesudah tanggal 14. Itu juga karena gue kejar-kejar bilang keburu kuenya nggak enak karena udah kelamaan.
Nggak mau difoto juga karena dia kepaksa motong kue di momen yang menurutnya kurang paripurna, pulang latihan, masih capek dan kumel dengan muka bete nya itu.
Dah lah, daripada nggak kepotong itu kue.
Bahkan temen-temennya aja mau kasih surprise untuk dia di hari H sampe ngeluh karena orangnya nggak pernah ada di rumah. Sementara udah pada heboh WA gue buat kongkalikong an surprise an Lalo.

Post a Comment