Nasib Anak Tukang Kue


Nasib anak tukang?
Mau tau gimana?

Hehehe... 
Anak gue tiga orang, ketiganya sudah berusia lebih dari 17 tahun. 

Mereka juga sudah mengerti bahwa ibunya ini tukang kue atau terima pesanan makanan. 

Natalan kemarin kebetulan banget kita dapet paket pesanan yang cukup beragam dari Panitia Natal sebuah Gereja yang letaknya tidak jauh dari rumah kita. 

Enak banget deh terima order main catat aja. 

Tapi begitu eksekusi, mau nggak mau, serumah harus turun tangan demi bisa menyelesaikan pesanan sesuai waktu pengiriman. 

Menyiapkan puluhan lunch box sudah pasti membutuhkan banyak SDM untuk menyelesaikannya. 

Gue sama Mama sudah pasti kebagian meracik dan memasak menu. Sementara dari preparation, Naya dan Lalo sudah kebagian masing-masing tugasnya. 

Mulai dari belanja kebutuhan bahan-bahan yang dipergunakan. Sampai menyiapkan bumbu dan memotong ayam dengan potongan kecil-kecil.

Nggak satupun yang nggak kebagian tugas, karena semua harus saling bantu. Bahkan bantuan kecil pun sangat-sangat diperlukan. 


No comments